Image Slider

Kebaikan itu Bagaikan Pohon yang Rimbun

Friday, May 1, 2020



Pernahkah kita mendapatkan hal baik yang tak pernah di duga, lalu kita memikirkannya darimana kebaikan ini tiba?⁣⁣
⁣⁣
Pernahkah kita merasa sangat bahagia padahal hari itu mulanya biasa saja?⁣⁣
⁣⁣
Atau pernahkah kita sedih sampai rasanya menangis adalah sebuah solusinya?⁣⁣
⁣⁣
Pernah? Pernah? ⁣⁣
Semoga saja kita sama ya. Sama-sama merasakan hal yg sama meski bukan rasa cinta. 'eh,ūü§¶ ayok fokus"⁣⁣
⁣⁣
Ketahuilah dan percayalah semua yang terjadi adalah balasan dari setiap yang telah atau sedang kita lakukan saat ini.⁣⁣
⁣⁣
Sebagaimana Dalam ayat-Nya Allah dalam surah Ar-Rahman " kebaikan akan dibalas kebaikan pula"  Allah membalas sesuai dengan perbuatan hambanya. Setimpal, imbang bahkan bisa lebih dari hal yg baik yg pernah kita lakukan.⁣⁣
⁣⁣
Jangan pernah lelah berbuat baik, meski kebaikan belum di balas secara langsung atau balasan perbuatan buruk yg pernah atau tak sengaja dilakukan terjadi lebih dulu.⁣⁣
⁣⁣
Teruslah berbuat baik meskipun kita belum terlihat baik Dimata setiap orang. Cukuplahb Allah menjadi penilai terbaik dan jadikan setiap yang kita kerjakan semata karena mengharap kebaikan dan Ridho dari Allah.⁣
Semoga Ramdhan kali ini menjadikan aku,kamu dan kita lebih baik di hadapan Allah dan menjadi manusia yg lebih mensyukuri atas semua nikmat-NYa. ⁣
Aku belajar bagaimana bisa menjadi.⁣
Semoga kamupun sama dan kita semua sama-sama terus belajar menjadi...⁣
⁣⁣
⁣⁣
⁣#30hbk1441 #30hariberbagi #30hbk08⁣⁣
#Day8#OneDayOnePost30HRDC #WritingChallenge30HRDC #30HariRamadhanDalamCerita #bianglalahijrah #RamadhanditengahPandemi

Sayang Ibu dan Ayah

Thursday, April 30, 2020


Ibu dan ayah adalah dua orang yang tak pernah bisa terpisahkan dan paling memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan anak-anaknya..⁣⁣
⁣⁣
Sayangi ibu dan ayah.⁣⁣
Berdoalah yang terbaik untuk mereka.⁣⁣
Minta Syurga untuk keduanya..⁣⁣
⁣⁣
Kasih ibu dan ayah tak akan pernah terbalaskan sampai kapanpun.⁣⁣
⁣⁣
Nanti suatu hari kita akan menjadi ibu atau ayah dari anak-anak, atau skrg yg sudah menjadi ibu dan ayah.⁣⁣
⁣⁣
Selamat menciptakan generasi emas yang terbaik versi masing-masing.⁣⁣
Jangan membanding-bandingkan sebab semua kita memiliki versi terbaik masing-masing dalam mendidik dan berbahagia..⁣⁣
⁣⁣
Terima kasih ibu dan ayah..⁣⁣

⁣#30hbk1441 #30hariberbagi #30hbk06 #aiselistory⁣⁣⁣
#Day7#OneDayOnePost30HRDC #WritingChallenge30HRDC #30HariRamadhanDalamCerita #bianglalahijrah #RamadhanditengahPandemi

Ibu Muda dengan Bumbunya⁣

Wednesday, April 29, 2020




Ramai pengunjung menghampiri kedai bumbu milik tuannya. Tak ada cela untuk rehat duduk berleha-leha. ⁣
Semua membeli dengan antusiasnya. Entah karena sudah langganan atau memang baru buka dengan harga terjangkau.⁣
Aku tak pernah melihat kedai ini ada sejak terakhir kali kesini 3 hari yang lalu. Perlahan aku pun  penasaran melihat dari kejauhan rasanya kurang memuaskan.⁣
Langkah kaki pertama ku ayunkan menuju kedai ramai di tengah kerumunan, sesekali seseorang mengatakan "jaga jarak dan tetap tertib nanti semua kebagian" di tengah pandemi Covid 19 dan bulan Ramadhan tahun ini jaga jarak menjadi kata viral yg selalu di dengarkan demi keamanan dan kenyamanan.⁣
Kini aku telah tiba dihadapan tampak 4 karyawan semua sibuk membungkus bumbu dan rempah pesanan pelanggan. ⁣
Mataku gagal fokus melihat seorang perempuan bergamiskan merah berjilbab maroon panjang. Bulir keringat mulai bermunculan namun tidak sampai berjatuhan. ⁣
Dia tak diam terus bergerak kesana kemari membungkus bumbu, sesaat ia menjauh dari kumpulan bumbu untuk mengambil kembalian kagetku menjadi ternyata ia bukan hanya masih muda sekali dari usiaku, ia akan segera menjadi ibu dimasanya. ⁣
Perempuan ini sedang mengandung, betapa gigih ia bekerja sejak tadi ia tak mengeluh melakukan pekerjaannya padahal tak sedetikpun ia rehat sampai selesai dan sepi pembeli.⁣
Jika kini aku masih bermalasan betapa malunya diri ini terhadap ia yg masih muda sudah bekerja dengan gigih ditambah dengan kondisinya saat ini.⁣
"Semoga ia dan anak dalam kandungannya selalu sehat dan diberikan kekuatan serta Rahmat-NYA." Doaku saat terpukau melihat kegigihannya di hadapan bumbu masak jualannya.⁣
 
#Fiksi_Mini_Ramadan⁣⁣⁣⁣⁣ ⁣#30hbk1441 #30hariberbagi #30hbk05 #aiselistory⁣⁣⁣
@sastraindonesiaorg #Day6 #OneDayOnePost30HRDC #WritingChallenge30HRDC #30HariRamadhanDalamCerita #bianglalahijrah #RamadhanditengahPandemi

Ar- Rahman penuh Nikmat

Tuesday, April 28, 2020


Kicauan burung ramai di alam bebas, saling sahut seakan menceritakan betapa pagi ini sejuk dan dingin sekali sementara manusia tak kunjung keluar rumah tuk sekedar menyapa.⁣⁣
⁣⁣
Sesudah sahur, sholat subuh lalu kembali tidur. Sayang sekali tapi sudah biasa dikerjakan berkali-kali meskipun setelah bangun tenggorokan terasa lebih kering dan  kehausan bagi sebagian orang.⁣⁣
⁣⁣
Berbeda dengan yang lainnya pemuda tampan nan rupawan, terlihat soleh dalam pandangan. Tuturny halus, dan lembut serta menjaga pandangan tatkala papasan.⁣⁣
⁣⁣
Pemuda ini memilih tadarusan sampai pagi menjelang lalu berhenti tatkala waktu duha tiba. Suaranya merdu sampai menenangkan. Setiap ayat yang dibacakan menenangkan yang mendengar. ⁣⁣
⁣⁣
Pernah satu hari seorang perempuan tak sengaja melintasi rumahnya yg sederhana, mendengarkan firman-firman Allah sedang di lantunkan ⁣⁣
⁣⁣
"Arr-Rahmaan, a'lamal quran, a'lamal hul bayan, kholakol ingsan, ass Samsu wal Komaru bihusban......,...........,......⁣⁣
"Faabi ayyiaaa laa irobbikuma tukaziban"  ⁣⁣
Lalu perempuan itu memperlambat langkahnya untuk tetap bisa mendengarkan lantunan ayat suci merdu yang dalam akan artinya.⁣⁣
⁣⁣
"Masya Allah, sungguh nikmat Tuhan yang mana lagi yg kamu dustakan? Bisa bernafas lega tanpa biaya, mendengarkan lantunan ayat yang berpahala apalagi membacanya" bisik perempuan itu dalam hatinya.⁣⁣
⁣⁣
Surah Ar-Rahman adalah surat yg berisikan betapa banyaknya nikmat yg telah Allah berikan dan banyak kalimat pernyataan "nikmaat Tuhan yg mana lagi yg kau dustakan"  semua telah diberikan tak satupun nikmat darinya yg patut d dustakan.⁣⁣
⁣⁣
Bersyukur adalah satu-satunya cara termudah untuk kita dalam setiap pemberiaan nikmat-NYa yang setiap detik kita rasakan. Bersyukur yang paling sederhana adalah mengucapkan "Alhamdulillah".⁣⁣
⁣⁣
Perempuan itu berlalu meninggalkan rumah yg menyentuh hatinya dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an.⁣⁣
⁣⁣
"Hari ini hatiku tenang mendengarkan suaranya melafaskan surat Ar-Rahman tanpa tampak rupanya. Mungkin esok tatkala Allah mengizinkan berjumpa, semoga tak ada rasa yg salah karena cinta pada-NYA"⁣⁣
⁣⁣
⁣⁣
#Fiksi_Mini_Ramadan⁣ #Day5 #OneDayOnePost30HRDC #WritingChallenge30HRDC #30HariRamadhanDalamCerita #bianglalahijrah #RamadhanditengahPandemi

Setelah Ramdahan Lamaran

Monday, April 27, 2020



Ramdahan Lamaran
Oleh. Marseli Junita⁣⁣
⁣⁣
Cantika menutup rapat-rapat tirai jendela kamarnya, melarang masuk cahaya terang mentari pagi yang telah tinggi.⁣⁣
⁣⁣
"Aku, aku masih lelah menemui kenyataan bahwa mimpiku kini lebih indah dibandingkan kenyataan." Ucapnya setiap kali menutup kembali tirai-tirai yang sudah dibuka oleh Anita adiknya selepas subuh. ⁣⁣
Kalau kembali bermalas-malasan.⁣⁣
⁣⁣
"Kakak, ayo kita pergi. Mas Satyo sudah nungguin sejak 5 menit lalu dia datang. Ayoo." Rengek Anita kepada Cantika.⁣⁣
⁣⁣
Cantika masih tak menghiraukan, menutup kupingnya dengan boneka kesayangan. Tak lama kemudian dering hp bertuliskan Mas Satyo calling. Mengagetkan lalu bersegera menjawabnya.⁣⁣
⁣⁣
"Assalamualaikum, ayo Cantika. Apa kamu lupa pagi ini untuk membantuku mencarikan cincin."⁣⁣
⁣⁣
"Walaikumsalam, gak lupa kok, mas. Tunggu sebentar, mas. Aku bersiap-siap." Jawab Cantika tanpa salam menutup telponnya.⁣⁣
⁣⁣
"Tuhkan, kakak. Tadi Anita dah ajak malah cuek sekarang d telpon langsung baru gerak. Gesit gih siap-siap, dah hampir berjamur nungguin kakak doank." Kesal Anita.⁣⁣
⁣⁣
"Iya, bocah. Dah sana kakak siap-siap. "⁣⁣
⁣⁣
Ramadhan tak menghalangi Mas Satyo untuk bersemangat mempersiapkan acara lamarannya. Habis Ramadhan Lamaran katanya.⁣⁣
Manis sekali memang rencananya yang direstui Tuhan.⁣⁣
⁣⁣
Ini hari ketiga puasa dan hari ketiga juga Cantika menemaninya mencari dan memilih kira-kira bagus dan pas.⁣⁣
⁣⁣
Senyum manis menyapa saat Cantika menemui Anita dan Mas Satyo. ⁣⁣
"Ayo berangkat." Jawab Cantika dengan balasan senyum terpaksa.⁣⁣
⁣⁣
Selama diperjalanan Anita terus bertanya-tanya kenapa harus skrg siapinnya kenapa gak esok-esok padahal waktunya masih lama. Namun mas Satyo hanya tertawa dan senyum membuka topik cerita lain karena bosan Anitapun lelap ketiduran. ⁣⁣
⁣⁣
Perjalanan lumayan jauh mengingat tempat yang di tuju pusat kota.⁣⁣
⁣⁣
"Nanti pilihin cincin yang bagus ya kalo bisa yg simple tapi keren gituu."⁣⁣
Pinta mas Satyo manis.⁣⁣
⁣⁣
"Kamu yg lamaran kok aku yang nemanin ya mas, harusnya kan dia calonmu biar sama-sama pas dan gak ribet nantinya." Jawab Cantika dgn senyuman manis.⁣⁣
⁣⁣
"Yah, calonkukan jauh di luar negeri sana jadi bakal lama kalo nungguin dia menemaniku, lagian aku sudah bilang sama dia kok dan fine-fine aja kamu yg nemanin aku. Udah saling kenal kamu sama dua masa gak mau bantu. Dia udah minta tolong kamu jugakan lewat chat." Jelas mas Satyo.⁣⁣
⁣⁣
"Iya, mas iya. Cantika bantuin kok."⁣⁣
⁣⁣
Lagunya Terri berjudul Harusnya pilih aku mengiringi perjalanan mereka sampai ke pusat perbelanjaan.⁣
Ramdahan yang sungguh sempurna bersama dia untuknya.⁣
⁣⁣
⁣⁣
#Fiksi_Mini_Ramadan⁣⁣⁣⁣⁣ ⁣
#Day4 #OneDayOnePost30HRDC #WritingChallenge30HRDC #30HariRamadhanDalamCerita #bianglalahijrah #RamadhanditengahPandemi

Auto Post Signature

Auto Post  Signature