Image Slider

Perjalanan dan Perjuangan Menggapaimu...

Saturday, November 2, 2019



Oktober 2019 adalah awal oktober yang dinantikan setelah hampir satu tahun perjuangan meraih yang di impikan. Masih ingat betul dulu.. ketika melihat orang-orang berseragam coklat itu rasanya ntah sulit dijelaskan dengan kata-kata dalam hati seraya berkata suatu hari akupun akan punya dan menggunakan seragam itu juga nanti. Dulu masih belum tahu kapan akan, pokoknya nanti.. Dan Alhamdulillah Desember 2018 impian itu terwujud dengan segudang cerita perjuangan, Maret 2019 di sahkan alias di berikan selembar kertas luar biasa bernilai dari setiap langkah terdahulu sebut saja SK. Alhamdulillah, ternyata setelah SK di dapat tak cukup sampe sana aj, karena masih ada C di depannya CPNS belum jadi PNS.

Tanggal 2 Oktober 2019 adalah hari dinanti dimana perjuangan kembali di mulai untuk menghilangkan sebuah huruf yang sangat panjang perjuangannya yaitu memasuk Pelatihan Dasar agar bisa hilang C dan utuh PNS. Alhamdulillah Oktober awal yang luar biasa, perjuangan yang baik dan pengalaman yang sama-sama luar biasa. Banyak ilmu, teman, kerabat, sahabat yang di dapatkan selama menjalani masa pelatihan dasar. mulai dari tanggal 2 - 23 Oktober 2019 adalah masa-masa di asrama, selama itu bersama dengan orang-orang baru di kenal maupun yang sudah lumayan lama dikenal. Pengalaman Luar biasa ada.

Semua sifat-sifat baik  mulai tampak terang, layaknya sebuah perjuangan lama-lama nampak hasilnya. Begitulah, Semua perjuangan akan berbuah manis jika kita tak mampu menyerah dan terus berusaha mencari jalan untuk sampai ke tujuan. Sungguh sebuah perjuangan dengan niat, usaha dan doa yang baik serta fokus itu tidak akan pernah salah waktu dan salah sasaran untuk tiba pada waktu terbaiknya.

Jika perjuangan tak sampai berbuah manis itu karena mungkin ada yang salah dengan niat atau fokusmu terbagi atau tujuanmu gak satu dan bisa jadi perjuanganmu berusaha yang setengah-setengah serta doa-doa yang diucapkan tak sama hanya bermodalkan  modus-modus meminta pada yang Kuasa. ups..

Jika saat ini masih banyak perjuangan yang belum tercapai mari perbaiki kembali semua dengan sebaik-baiknya. Percayalah Allah akan mengngabulkan semua perjuanganmu dengan manis oleh semua yang terbaik bagimu dari-NYA.

Setiap kegagalan mari sama-sama belajar untuk selalu mensyukuri meski berat berusahalah agar hatimu lega, dan untuk setiapp keberhasilan bersyukurlah lebih rajin lagi dan bagikan ceritamu untuk memotivasi serta mengenang betapa perjuanganmu tak semulus yang di lihat banyak orang,, meskipun mungkin tak sesulit yang juga dibayangkan orang-orang.

Berceritalah untuk menginspirasi bukann untuk menyombongkan diri apalagi menggurui.


Dan Meminta maaflah apabila setiap cerita dalam tulisanmu tak begitu berarti dan salah bagi mereka.

Terima kasih buat semua yang sudah baca, kisah ini di tulis agar tak lupa dan semoga ada point-point yang bisa menginspirasi, ataupun menyentil kita semua untuk sadar Impian itu butuh diperjuangkan dan Perjuangan itu bukan setengah-setengah..

Terima kasih ^_^

Alhamdulillah
challange menulis Oktober selesai di ikuti

Oktober Dinanti

Wednesday, October 2, 2019



Setelah september berlalu akhirnya Oktober yang dinantipun tiba. Sudah banyak jadwal menanti dan semua aktivitsa telah disusun, selamat menikmati oktober ceria







Ke Lima (Sonata Air Mata)

Wednesday, September 25, 2019





Sonata Air Mata adalah buku kedua di tahun 2019 tepatnya di September 2019, dan buku ke - 5 (lima) dari 2013 hingga 2019. Buku Sonata Air Mata adalah antologi Puisi kedua bagi saya yang di bukukan,  buku ini merupakan kumpulan dari beberapa puisi penyair se-Indonesia dan salah satu puisi  saya lulus seleksi selama mengikuti Challange Puisi tema Air Mata dan di terbitkan oleh Mandala Penerbit.

Buku ini bisa di po di Mandala Pratama ig @mandalapenerbit.



Judul                 : Buku Sonata Air Mata
Penulis              : Devi Mufidah Syarif, Wikan Priambudi, Serly Widiasari, dkk (Marseli Junita)
Desain Sampul : Miyu Lopeeper
Penerbit            : Mandala Pratama (Jakarta, September 2019)
ISBN                : 978-623-7117-48-3

Ke Empat (Tak Sebaik Angkasa)

Monday, September 23, 2019

Bermacam-macam wajah dan hati di dunia ini.
Musuh bisa menjadi sahabat.
Sahabat bisa menjadi musuh.

Hati-hati, banyak orang jahat berkeliaran di sekeliling kita.
Bisa Jadi orang terdekat kitalah pelakunya.

Namun sesungguhnya, tidak ada orang yag benar-benar jahat dan tidak pula ada orang yang benar-benar baik.
Semua mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Lalu, bagaimana sikapmu jika kamu dijatuhkan oleh sahabat sendiri demi sebuah jabatan?

Bagaimana jika seorang sahabat menikungmu dari belakang?
Apa yang kamu lakukan?


Tak Sebaik Angkasa adalah buku pertama di tahun 2019 tepatnya di Agustus 2019, dan buku ke - 4 (empat) dari 2013 hingga 2019. Buku Tak Sebaik Angkasa adalah antologi Puisi pertama bagi saya yang di bukukan,  buku ini merupakan kumpulan dari beberapa puisi saya yang lulus seleksi menjadi yang terbaik selama 30 hari mengikuti challange berpusi bersama @sastaraindonesiaorg dan AE Publishing.

Buku ini bisa di po di AE Publishing.



Judul                 : Buku Tak Sebaik Angkasa
Penulis              : Karis Rosida, dkk (Marseli Junita)
Desain Sampul : Meiga Lettucia
Tata Letak        : Qolbiatull Ma'rifah
Penerbit            : AE Publishing (Malang, 3 Agustus 2019)
ISBN                : 978-623-7286-46-2

Riview Hayya The Power Of Love

Sunday, September 22, 2019


Hayya The Power Of Love Adalah salah satu film bernilaikan kemanusiaan yang berisikan cinta yang berharga dalam saling membantu dan menjaga.

Minggu sore, 22 September 2019 waktu yang tepat sesuai yang sudah direncanakan sejak beberapa hari lalu untuk menonton Hayya The Power Of  Love 2 The Movie.

Perasaan bersalah dan dosa di masa lalu, membuat salah satu tokoh utama dalam film ini yaitu Rahmat seorang jurnalis yang sedang belajar memahami arti tentang cinta serta keimanan membuat ia merasa perlu melakukan hal berbeda untuk proses berhijrahnya. Akhirny Rahmat menjadi relawan kemanusiaan di camp pengungsian perbatasan Palestina.

Pada saat bertugas ia bertemu dengan Hayya yaitu gadis lugu yatim piatu yang menjadi korban dalam konflik yang berkepanjangan tersebut. Kehadiran Hayya banyak membuat perubahan dalam diri rahmat, Hingga suatu hari Rahmat harus kembali ke Indonesia untuk mengurus dan melangsungkan pernikahan dengan wanita yang ia cintai yaitu Yasna. Rahmat tampak sedih berpisah dengan Hayya, Namum sesampai di Indonsesia ternyata Hayya menyelinap untuk ikut Rahmat. Ria ricis adalah pengasuh Hayya selama berada di Indonesia. Sikap Ricis dalam film ini sangat natural seperti adanya di tambah dengan adanya Hammas Syahid dalam film ini menambah seru dan lucu antara ricis dan Hamas . Konflik hayya di mulai sejak saat... (kelanjutannya silahkan nonntn langsung ya, di jamin gak rugi nontnnya)

Film ini mengandung banyak emosi meski konflik yang ditampilkan nampak sederhana tidak terlalu rumit sehingga sulit di tebak. Saat menonton film ini kita bisa tertawa, sedih, emosi juga ada dan tersentuh sampai menangispun bisa, benar-benar sampai emosi yang ingin di wujudkan ke penontonnya.

Banyak sekali alasanku tertarik untuk menonton Hayya The Movie :
1. Berlatarkan Jiwa Kemanusiaan dan Cinta Terhadap sesama Manusia dan membawa Palestina sebagai bukti nyata perlunya bantuan kemanusiaan dalam  peperangan tak berkesudahan.

2. Pemain dalam Movie ini adalah mereka yang benar-benar memiliki  kemampuan yang bagus.

3. Sebagai yang suka dengan karya Hammas Syahid tentu saja menonton film ini adalah obat dari kerinduan terhadap karyanya.

4. Pesan moral dan kemanusian yang ingin disampaikan pada film ini di tampilkan dengan sederhana

5. Sebagian hasil dari penanyangan film ini di donasikan untuk Palestina Tercinta

Terakhir kata yang terngiang-ngiang seteah menontn film ini yaitu
"Bukan cinta yang merusak kita, tapi kamu yang merusak cinta kita by, Yasna "

Hayya The Power of Love 2 Movie " Hanya perlu menjadi manusia untuk membantu sesama terutama Palestina"

#BlogChallangeSeptember

Auto Post Signature

Auto Post  Signature